Tondoh, Kutai Barat — Peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat kembali menjadi sorotan dalam kegiatan wawancara bersama Ketua TP PKK Kampung Tondoh, Monica Lusi. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis sebagai pengelola utama dalam rumah tangga, khususnya dalam aspek ekonomi keluarga.
“Perempuan itu ibarat manajer keuangan dalam rumah tangga. Ia harus mampu mengatur, mengontrol, dan memastikan pendapatan keluarga digunakan secara efektif dan efisien,” jelas Monica. Menurutnya, dengan dukungan pelatihan dan wadah yang tepat, perempuan juga dapat menjadi motor penggerak peningkatan ekonomi keluarga.
Sebagai organisasi kemasyarakatan, PKK Kampung Tondoh menjalankan 10 program pokok PKK, yang mencakup berbagai sektor penting seperti gotong royong, pangan, pendidikan, dan kesehatan. Salah satu program yang aktif dilakukan adalah kegiatan gotong royong bersama masyarakat dan lembaga kampung, termasuk Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) serta lembaga adat.
Di bidang ekonomi dan pangan, PKK rutin mengadakan pelatihan tata boga bagi ibu-ibu setiap tahun. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka peluang usaha rumahan yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi keluarga.
Dalam sektor kesehatan, PKK aktif mendampingi kegiatan posyandu bagi balita dan lansia. Selain itu, mereka juga terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya imunisasi, kesehatan ibu dan anak, serta program keluarga berencana (KB).
“Kami tidak hanya menyerahkan tanggung jawab kepada posyandu, tetapi juga ikut turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan,” tambahnya.
Di bidang pendidikan, PKK Kampung Tondoh turut mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan melalui sosialisasi wajib belajar 13 tahun. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional yang terus digaungkan pemerintah pusat.
Lebih jauh, PKK juga tengah mengupayakan kerja sama dengan pihak swasta, salah satunya perusahaan PT KSD, untuk mengembangkan program desa binaan. Fokus utama kerja sama ini diarahkan pada sektor peternakan dan pertanian, mengingat potensi alam Kampung Tondoh yang cukup besar.
Secara keseluruhan, PKK telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kampung Tondoh. Dampak yang paling terasa adalah meningkatnya kesadaran masyarakat dalam bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.
“Tujuan utama PKK adalah meningkatkan kualitas dan potensi masyarakat agar lebih kreatif dan berdaya guna. Jika keluarga kuat, maka desa juga akan maju,” tegas Monica.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam keberhasilan program-program PKK. Menurutnya, sinergi antara PKK dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun kampung yang lebih baik.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan masyarakat sangat penting agar program ini berhasil dan memberikan dampak luas. Mari kita mulai dari hal kecil, dari keluarga, untuk kemajuan Kampung Tondoh,” tutupnya.




















